Cite This        Tampung        Export Record
Judul Ikhlas penuh luka / Boy Candra ; penyunting, Linda Irawati
Pengarang Boy Candra
Linda Irawati (penyunting)
EDISI Cetakan pertama, Mei 2025
Penerbitan Jakarta : Gramedia Widiasarana Indonesia, 2025
Deskripsi Fisik viii, 296 halaman :ilustrasi ;19 cm
Konten Teks
Media Tanpa perantara
Penyimpan Media Volume
ISBN 978-602-05-3141-0
Subjek Fiksi Indonesia
Abstrak Basri masih terjebak dalam kesedihan setelah kehilangan ibunya. Sementara itu, ayahnya tenggelam dalam kehampaan yang membuat hubungan mereka semakin renggang. Di tengah masa sulit tersebut, Basri bertemu Genia, seorang perempuan yang juga menyimpan luka kehilangan. Pertemuan mereka perlahan membuka jalan menuju keikhlasan dan pemahaman bahwa kehilangan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjalanan baru. Namun ketika masa lalu kembali hadir, Basri dihadapkan pada pilihan untuk berdamai dengan kenangan atau terus hidup dalam bayang-bayang luka yang belum sembuh. Novel ini mengangkat tema kehilangan, penerimaan, dan proses menemukan makna hidup setelah duka.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Tidak diketahui
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2026/54173 SR 899.2213 BOY i Dapat dipinjam Perpustakaan Kota Baru - Umum (Gd. Baru - Lt.3) Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001167677
005 20260602090713
007 ta
008 260602################g##########u#ind##
020 # # $a 978-602-05-3141-0
035 # # $a 0010-0626000008
082 # # $a 899.2213
084 # # $a SR 899.2213 BOY i
100 0 # $a Boy Candra
245 1 # $a Ikhlas penuh luka /$c Boy Candra ; penyunting, Linda Irawati
250 # # $a Cetakan pertama, Mei 2025
264 # # $a Jakarta :$b Gramedia Widiasarana Indonesia,$c 2025
300 # # $a viii, 296 halaman : $b ilustrasi ; $c 19 cm
336 # # $a Teks$2 rdacontent
337 # # $a Tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a Volume$2 rdacarrier
520 # # $a Basri masih terjebak dalam kesedihan setelah kehilangan ibunya. Sementara itu, ayahnya tenggelam dalam kehampaan yang membuat hubungan mereka semakin renggang. Di tengah masa sulit tersebut, Basri bertemu Genia, seorang perempuan yang juga menyimpan luka kehilangan. Pertemuan mereka perlahan membuka jalan menuju keikhlasan dan pemahaman bahwa kehilangan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjalanan baru. Namun ketika masa lalu kembali hadir, Basri dihadapkan pada pilihan untuk berdamai dengan kenangan atau terus hidup dalam bayang-bayang luka yang belum sembuh. Novel ini mengangkat tema kehilangan, penerimaan, dan proses menemukan makna hidup setelah duka.
650 # 4 $a Fiksi Indonesia
700 0 # $a Linda Irawati$e penyunting
990 # # $a 56863.67683
Content Unduh katalog