Cite This        Tampung        Export Record
Judul Menjejak Andalusia / Riana Garniati Rahayu, Ibrahim Kholilul Rohman
Pengarang Riana Garniati Rahayu
Ibrahim Kholilul Rohman (penyunting)
Penerbitan Jakarta : Elex Media Komputindo, 2020
Deskripsi Fisik 1 berkas komputer (15.4 MB)
Konten Teks
Media Komputer
Penyimpan Media Sumber sambung jaring
ISBN 978-623-00-0692-0
Subjek Spanyol
Sejarah
Abstrak From North to the South…. Goresan takdir membawa biduk kayuh kami untuk berlabuh di bumi-Nya yang lain kala itu. Masih di Eropa, tapi bergeser ke selatan. Ke daratan Andalusia. Tentu saja, nama Andalusia sendiri bukanlah nama yang asing bagi kami. Sebagai muslim, hampir pasti kita sering mendengar nama ini disebut-sebut sebagai bagian dari era kejayaan Islam di masa lalu. Di ibu kota Andalusia, Sevilla-lah, kemudian kami tinggal sejak Oktober 2013 hingga 36 bulan sesudahnya. Rasanya wajar, jika perasaan skeptis sempat menjalar di benak kami kala itu. Bagaimanapun, sejarah Islam di Andalusia hanyalah masa lalu. Kondisi saat ini tentu saja tak sama seperti apa yang ada dalam buku-buku sejarah. Sevilla dan seluruh daerah otonomi Andalusia kini hanya menyisakan sisa peradaban Islam yang dikagumi oleh jutaan wisatawan dari seluruh dunia. Tapi kami salah, kepindahan kami ke Sevilla hanyalah awal dari pengalaman hidup yang mengayakan. Di Andalusia, di tempat yang Islam pernah lama bercahaya, kami temukan kembali
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
Pdf002397 SR 946 RIA m Dapat dipinjam ELibrary YK - Epustaka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Elibrary YK
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001167052
005 20260209100144
007 ta
008 260209################|##########|#|##
020 # # $a 978-623-00-0692-0
035 # # $a 0010-0226000143
082 # # $a 946
084 # # $a SR 946 RIA m
100 0 # $a Riana Garniati Rahayu
245 1 # $a Menjejak Andalusia /$c Riana Garniati Rahayu, Ibrahim Kholilul Rohman
264 # # $a Jakarta :$b Elex Media Komputindo,$c 2020
300 # # $e 1 berkas komputer (15.4 MB)
336 # # $a Teks$2 rdacontent
337 # # $a Komputer$2 rdamedia
338 # # $a Sumber sambung jaring$2 rdacarrier
520 # # $a From North to the South…. Goresan takdir membawa biduk kayuh kami untuk berlabuh di bumi-Nya yang lain kala itu. Masih di Eropa, tapi bergeser ke selatan. Ke daratan Andalusia. Tentu saja, nama Andalusia sendiri bukanlah nama yang asing bagi kami. Sebagai muslim, hampir pasti kita sering mendengar nama ini disebut-sebut sebagai bagian dari era kejayaan Islam di masa lalu. Di ibu kota Andalusia, Sevilla-lah, kemudian kami tinggal sejak Oktober 2013 hingga 36 bulan sesudahnya. Rasanya wajar, jika perasaan skeptis sempat menjalar di benak kami kala itu. Bagaimanapun, sejarah Islam di Andalusia hanyalah masa lalu. Kondisi saat ini tentu saja tak sama seperti apa yang ada dalam buku-buku sejarah. Sevilla dan seluruh daerah otonomi Andalusia kini hanya menyisakan sisa peradaban Islam yang dikagumi oleh jutaan wisatawan dari seluruh dunia. Tapi kami salah, kepindahan kami ke Sevilla hanyalah awal dari pengalaman hidup yang mengayakan. Di Andalusia, di tempat yang Islam pernah lama bercahaya, kami temukan kembali seberkas sinarnya.
650 # 4 $a Sejarah
650 # 4 $a Spanyol
700 0 # $a Ibrahim Kholilul Rohman$e penyunting
990 # # $a 3050375
Content Unduh katalog