Cite This        Tampung        Export Record
Judul 23:59 : kau yang tak pernah pulang dan aku yang selalu menunggu / Brian Khrisna; penyunting, Linda Irawati
Pengarang Brian Khrisna (penulis)
Linda Irawati (penyunting)
EDISI Cetakan pertama, Agustus 2025
Penerbitan Jakarta : Gramedia Widisarana, 2025
Deskripsi Fisik 222 halaman :ilustrasi ;21 cm
Konten Teks
Media Tanpa perantara
Penyimpan Media Volume
ISBN 978-602-05-3150-2
Subjek Fiksi Indonesia
Abstrak Ami akhirnya bertunangan. Ia tersenyum di pelaminan, mengenakan kebaya putih, memamerkan cincin, dan dikelilingi teman-teman serta keluarga yang turut bahagia. Tapi, ada satu hal yang tidak hadir di hari besarnya: kebebasan dari masa lalunya. Di antara deretan bunga ucapan dan tawa para tamu, Athif—sahabat lelaki dari masa lalu Ami—hanya bisa diam menyaksikan pertunangan itu seperti menghadiri pemakaman. Karena ia tahu: di balik senyum Ami, masih ada luka yang belum selesai, pertanyaan yang belum terjawab, dan hati yang belum utuh. Ia tahu semuanya, karena ia tahu siapa Raga sebenarnya. Raga bukan sekadar mantan kekasih Ami. Ia adalah cinta pertama, cinta terdalam, dan luka paling tajam. Pria yang pergi tanpa penjelasan, memutuskan hubungan secara tiba-tiba ketika Ami masih mencintainya sepenuh hati. Semua orang membenci Raga—keluarga, teman, bahkan diri Ami sendiri. Namun, anehnya, di dalam hati Ami yang hancur, masih tersisa tanya: Kenapa ia pergi? Apa salahku?
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Novel
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2025/53353 SR 899.2213 BRI d Dapat dipinjam Perpustakaan PEVITA - Umum Dipinjam
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001165754
005 20250910025141
007 ta
008 250910################g##########f#ind##
020 # # $a 978-602-05-3150-2
035 # # $a 0010-0925000056
082 # # $a 899.2213
084 # # $a SR 899.2213 BRI d
100 0 # $a Brian Khrisna$e penulis
245 1 # $a 23:59 : $b kau yang tak pernah pulang dan aku yang selalu menunggu /$c Brian Khrisna; penyunting, Linda Irawati
250 # # $a Cetakan pertama, Agustus 2025
264 # # $a Jakarta :$b Gramedia Widisarana,$c 2025
300 # # $a 222 halaman : $b ilustrasi ; $c 21 cm
336 # # $a Teks$2 rdacontent
337 # # $a Tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a Volume$2 rdacarrier
520 # # $a Ami akhirnya bertunangan. Ia tersenyum di pelaminan, mengenakan kebaya putih, memamerkan cincin, dan dikelilingi teman-teman serta keluarga yang turut bahagia. Tapi, ada satu hal yang tidak hadir di hari besarnya: kebebasan dari masa lalunya. Di antara deretan bunga ucapan dan tawa para tamu, Athif—sahabat lelaki dari masa lalu Ami—hanya bisa diam menyaksikan pertunangan itu seperti menghadiri pemakaman. Karena ia tahu: di balik senyum Ami, masih ada luka yang belum selesai, pertanyaan yang belum terjawab, dan hati yang belum utuh. Ia tahu semuanya, karena ia tahu siapa Raga sebenarnya. Raga bukan sekadar mantan kekasih Ami. Ia adalah cinta pertama, cinta terdalam, dan luka paling tajam. Pria yang pergi tanpa penjelasan, memutuskan hubungan secara tiba-tiba ketika Ami masih mencintainya sepenuh hati. Semua orang membenci Raga—keluarga, teman, bahkan diri Ami sendiri. Namun, anehnya, di dalam hati Ami yang hancur, masih tersisa tanya: Kenapa ia pergi? Apa salahku?
650 # 4 $a Fiksi Indonesia
700 0 # $a Linda Irawati$e penyunting
990 # # $a 56043.66863
Content Unduh katalog