Cite This        Tampung        Export Record
Judul Kemah terlarang / Wakhid Nurrokhim, Bonaventura Genta, Mada Karisma; editor, @falenzaman
Pengarang Wakhid Nurrokhim (penulis)
Bonaventura Genta (penulis)
Mada Karisma (penulis)
@falenzaman (editor)
EDISI Cetakan pertama, 2024
Penerbitan Jakarta : GagasMedia, 2023
Deskripsi Fisik vi, 150 halaman :ilustrasi ;19 cm
Konten Teks
Media Tanpa perantara
Penyimpan Media Volume
ISBN 978-623-493-267-6
Subjek Fiksi Indonesia
Abstrak Acara perkemahan akhir tahun semestinya menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk dikenang. Namun, bagi Miko dan teman-temannya yang tergabung dalam Dewan Ambalang (panitia penyelenggara), kegiatan kemah itu menjadi mimpi buruk. Terjadi kesurupan massal di lokasi perkemahan yang ternyata tempat wingit. Tragedi itu sempat diberitakan di media, tapi tak ada yang tahu jika memakan korban jiwa. Bahkan, Rini, salah satu peserta kemah yang sempat mengalami kesurupan, masih dirasuki oleh sosok gaib, yang membuatnya tak bisa hidup normal hingga kini. Miko pun meminta tolong Mbah Sonto, sepuh yang menjaga tanah wingit itu. Piye, isi eling karo aku?" tanya Rini sambil menyeringai, membuat Miko ketakutan. "Kamu melihatnya juga, Mas?" bisik Mbah Sonto kepada Miko. "Nggih, Mbah."
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Novel
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2024/52024 SR 899.2213 WAK k Dapat dipinjam Perpustakaan Kota Baru - Umum (Gd. Baru - Lt.3) Tersedia
2024/52025 SR 899.2213 WAK k Dapat dipinjam Perpustakaan Kota Baru - Umum (Gd. Baru - Lt.3) Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001164807
005 20240926092124
007 ta
008 240926################g##########f#ind##
020 # # $a 978-623-493-267-6
035 # # $a 0010-0924000259
082 # # $a 899.2213
084 # # $a SR 899.2213 WAK k
100 0 # $a Wakhid Nurrokhim$e penulis
245 1 # $a Kemah terlarang /$c Wakhid Nurrokhim, Bonaventura Genta, Mada Karisma; editor, @falenzaman
250 # # $a Cetakan pertama, 2024
264 # # $a Jakarta :$b GagasMedia,$c 2023
300 # # $a vi, 150 halaman : $b ilustrasi ; $c 19 cm
336 # # $a Teks$2 rdacontent
337 # # $a Tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a Volume$2 rdacarrier
520 # # $a Acara perkemahan akhir tahun semestinya menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk dikenang. Namun, bagi Miko dan teman-temannya yang tergabung dalam Dewan Ambalang (panitia penyelenggara), kegiatan kemah itu menjadi mimpi buruk. Terjadi kesurupan massal di lokasi perkemahan yang ternyata tempat wingit. Tragedi itu sempat diberitakan di media, tapi tak ada yang tahu jika memakan korban jiwa. Bahkan, Rini, salah satu peserta kemah yang sempat mengalami kesurupan, masih dirasuki oleh sosok gaib, yang membuatnya tak bisa hidup normal hingga kini. Miko pun meminta tolong Mbah Sonto, sepuh yang menjaga tanah wingit itu. Piye, isi eling karo aku?" tanya Rini sambil menyeringai, membuat Miko ketakutan. "Kamu melihatnya juga, Mas?" bisik Mbah Sonto kepada Miko. "Nggih, Mbah."
650 # 4 $a Fiksi Indonesia
700 0 # $a @falenzaman$e editor
700 0 # $a Bonaventura Genta$e penulis
700 0 # $a Mada Karisma$e penulis
990 # # $a 54714.67534
990 # # $a 54715.67535
Content Unduh katalog