Cite This        Tampung        Export Record
Judul Belenggu nalar / Laksamana Sukardi; editor, R. B. E. Agung Nugroho, Innezdhe A. M.
Pengarang Laksamana Sukardi (penulis)
Agung Nugroho, R. B. E. (editor)
Innezdhe A. M. (editor)
Penerbitan Jakarta : Buku Kompas, 2023
Deskripsi Fisik x, 214 halaman :ilustrasi ;23 cm
Konten teks
Media tanpa perantara
Penyimpan Media volume
ISBN 978-623-346-875-6
Subjek Indonesia -- Politik dan pemerintahan
Abstrak Pasca-Reformasi 1998, terdapat banyak perubahan kemudian membentuk Indonesia seperti yang yang kita kenal sekarang. Perubahan itu tidak hanya meliputi aspek sosial-politik, tetapi juga ekonomi, perbankan, dan infrastruktur. Salah satu sosok yang jeli mengamati itu adalah Laksamana Sukardi, seorang profesional di bidang perbankan yang kemudian tergerak menyuarakan protes terhadap ketidakadilan yang terjadi selama Orde Baru. Namun, pengalamannya duduk di kursi pemerintahan mengalami berbagai rintangan dan tantangan. Salah satunya adalah tuduhan korupsi dalam mengemban tugas mengembalikan stabilitas BUMN. Kasus VLCC Pertamina buatan Korea Selatan yang dijual kepada Frontline, perusahaan asal Amerika Serikat, menjadi sandungan terbesar Laks. Tuduhan demi tuduhan pun bergulir. Tidak jelas lagi siapa yang menjadi kawan dan lawan. Yang jelas, banyak pihak yang ingin menjegal langkah Laks, bahkan jika harus dilakukan sembari menerobos berbagai konsensus hukum yang berlaku. Inilah yang kemudian dipercaya Laks me
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2024/50644 SR 320.9598 LAK b Dapat dipinjam Perpustakaan Kota Baru - Umum (Gd. Baru - Lt.3) Tersedia
2024/50645 SR 320.9598 LAK b Dapat dipinjam Perpustakaan Kota Baru - Umum (Gd. Baru - Lt.3) Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001164468
005 20240820022127
007 ta
008 240820################g##########0#ind##
020 # # $a 978-623-346-875-6
035 # # $a 0010-0824000290
082 # # $a 320.9598
084 # # $a SR 320.9598 LAK b
100 0 # $a Laksamana Sukardi$e penulis
245 1 # $a Belenggu nalar /$c Laksamana Sukardi; editor, R. B. E. Agung Nugroho, Innezdhe A. M.
264 # # $a Jakarta :$b Buku Kompas,$c 2023
300 # # $a x, 214 halaman : $b ilustrasi ; $c 23 cm
336 # # $a teks$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a volume$2 rdacarrier
520 # # $a Pasca-Reformasi 1998, terdapat banyak perubahan kemudian membentuk Indonesia seperti yang yang kita kenal sekarang. Perubahan itu tidak hanya meliputi aspek sosial-politik, tetapi juga ekonomi, perbankan, dan infrastruktur. Salah satu sosok yang jeli mengamati itu adalah Laksamana Sukardi, seorang profesional di bidang perbankan yang kemudian tergerak menyuarakan protes terhadap ketidakadilan yang terjadi selama Orde Baru. Namun, pengalamannya duduk di kursi pemerintahan mengalami berbagai rintangan dan tantangan. Salah satunya adalah tuduhan korupsi dalam mengemban tugas mengembalikan stabilitas BUMN. Kasus VLCC Pertamina buatan Korea Selatan yang dijual kepada Frontline, perusahaan asal Amerika Serikat, menjadi sandungan terbesar Laks. Tuduhan demi tuduhan pun bergulir. Tidak jelas lagi siapa yang menjadi kawan dan lawan. Yang jelas, banyak pihak yang ingin menjegal langkah Laks, bahkan jika harus dilakukan sembari menerobos berbagai konsensus hukum yang berlaku. Inilah yang kemudian dipercaya Laks menjadi belenggu terhadap nalar dan kemanusiaan. Dalam skala bernegara, hal ini yang juga menghambat kemajuan Indonesia sebagai sebuah bangsa yang adil dan berdaulat. Bagi Laks, saat memperjuangkan keputusannya terkait VLCC, dia tidak hanya memperjuangkan nama baik, tetapi juga kebenaran dan keadilan hukum peradilan di Indonesia. Hingga saat ini, kasus besar yang menyeret nama-nama penting di Indonesia itu seolah menjadi tonggak cerminan kondisi berbangsa dan bernegara, bahkan setelah bertahun-tahun berlalu.
650 # 4 $a Indonesia -- Politik dan pemerintahan
700 0 # $a Agung Nugroho, R. B. E.$e editor
700 0 # $a Innezdhe A. M. $e editor
990 # # $a 53334.66154
990 # # $a 53335.66155
Content Unduh katalog