
| Judul | Merebut kendali kehidupan : perjuangan orang Wambon di Boven Digoel menghadapi serbuan investasi / Elvira Rumkabu, Apriani Anastasia Amenes, Asrida Elisabeth, I Ngurah Suryawan |
| Pengarang | Elvira Rumkabu (penulis) Apriani Anastasia Amenes (penulis) Asrida Elisabeth (penulis) I Ngurah Suryawan (penulis) |
| EDISI | Cetakan pertama, Februari 2023 |
| Penerbitan | Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2023 |
| Deskripsi Fisik | xliv, 212 halaman :Ilustrasi ;21 cm |
| Konten | Teks |
| Media | Tanpa perantara |
| Penyimpan Media | Volume |
| ISBN | 978-623-321-187-1 |
| Subjek | Etnologi |
| Abstrak | Buku ini memuat khasanah pustaka tentang keberadaan Orang Asli Papua di daerah selatan Papua, khususnya Suku Wambon di Kampung Aiwat, yang secara administrasi pemerintahan dan politik berada di daerah 'frontier', daerah yang kaya dan menjadi rebutan, sasaran perluasan modal oleh korporasi transnasional maupun kelembagaan ekonomi penduduk migran semenjak zaman kolonial Belanda dan "zaman terang", yang mengendalikan sistem sosial ekonomi dan memporak-porandakan struktur sosial masyarakat di kampung. Kajian ini menyajikan secara lengkap situasi etnografi dan hubungan Suku Wambon dengan tanah dan hutan, situasi yang berubah, disharmoni dan perpecahan antara kelompok masyarakat, kebijakan dan pemaksaan yang mengeksklusi mereka, kontradiktif dengan amanat Undang Undang Otonomi Khusus Papua yang melindungi hak masyarakat adat. Terpapar konflik sosial yang tidak adil membuat kesadaran kritis masyarakat adat di Kampung Aiwat untuk melawan 'resistensi tiap hari dan mengembangkan prakarsa dalam berbagai bentuk aksi dan |
| Catatan | Bibliografi : halaman 189 |
| Bahasa | Indonesia |
| Bentuk Karya | Bukan fiksi atau tidak didefinisikan |
| Target Pembaca | Umum |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 2024/51178 | SR 305.8 ELV m | Dapat dipinjam | Perpustakaan Kota Baru - Umum (Gd. Baru - Lt.3) | Tersedia |
| 2024/51179 | SR 305.8 ELV m | Dapat dipinjam | Perpustakaan Kota Baru - Umum (Gd. Baru - Lt.3) | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001164391 | ||
| 005 | 20240813011331 | ||
| 007 | ta | ||
| 008 | 240813################g##########0#ind## | ||
| 020 | # | # | $a 978-623-321-187-1 |
| 035 | # | # | $a 0010-0824000213 |
| 082 | # | # | $a 305.8 |
| 084 | # | # | $a SR 305.8 ELV m |
| 100 | 0 | # | $a Elvira Rumkabu$e penulis |
| 245 | 1 | # | $a Merebut kendali kehidupan : $b perjuangan orang Wambon di Boven Digoel menghadapi serbuan investasi /$c Elvira Rumkabu, Apriani Anastasia Amenes, Asrida Elisabeth, I Ngurah Suryawan |
| 250 | # | # | $a Cetakan pertama, Februari 2023 |
| 264 | # | # | $a Jakarta :$b Yayasan Pustaka Obor Indonesia,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a xliv, 212 halaman : $b Ilustrasi ; $c 21 cm |
| 336 | # | # | $a Teks$2 rdacontent |
| 337 | # | # | $a Tanpa perantara$2 rdamedia |
| 338 | # | # | $a Volume$2 rdacarrier |
| 504 | # | # | $a Bibliografi : halaman 189 |
| 520 | # | # | $a Buku ini memuat khasanah pustaka tentang keberadaan Orang Asli Papua di daerah selatan Papua, khususnya Suku Wambon di Kampung Aiwat, yang secara administrasi pemerintahan dan politik berada di daerah 'frontier', daerah yang kaya dan menjadi rebutan, sasaran perluasan modal oleh korporasi transnasional maupun kelembagaan ekonomi penduduk migran semenjak zaman kolonial Belanda dan "zaman terang", yang mengendalikan sistem sosial ekonomi dan memporak-porandakan struktur sosial masyarakat di kampung. Kajian ini menyajikan secara lengkap situasi etnografi dan hubungan Suku Wambon dengan tanah dan hutan, situasi yang berubah, disharmoni dan perpecahan antara kelompok masyarakat, kebijakan dan pemaksaan yang mengeksklusi mereka, kontradiktif dengan amanat Undang Undang Otonomi Khusus Papua yang melindungi hak masyarakat adat. Terpapar konflik sosial yang tidak adil membuat kesadaran kritis masyarakat adat di Kampung Aiwat untuk melawan 'resistensi tiap hari dan mengembangkan prakarsa dalam berbagai bentuk aksi dan praktik. Membentuk kelompok usaha, penancapan salib berwarna merah, menghadiri pertemuan negosiasi, berjejaring dengan organisasi masyarakat sipil dan gereja. |
| 650 | # | 4 | $a Etnologi |
| 700 | 0 | # | $a Apriani Anastasia Amenes$e penulis |
| 700 | 0 | # | $a Asrida Elisabeth$e penulis |
| 700 | 0 | # | $a I Ngurah Suryawan$e penulis |
| 990 | # | # | $a 53868.66688 |
| 990 | # | # | $a 53869.66689 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :