
| Judul | Menerjemahkan : mengurai makna, menguntai kata / Dharmawati |
| Pengarang | Dharmawati |
| Penerbitan | Jakarta : Gramedia Pustaka Utama, 2024 |
| Deskripsi Fisik | xiv, 114 halaman :ilustrasi ;21 cm |
| Konten | teks |
| Media | tanpa perantara |
| Penyimpan Media | volume |
| ISBN | 978-602-06-7639-5 |
| Subjek | Bahasa Indonesia Istilah dan ungkapan |
| Abstrak | Menerjemahkan bukan soal memindahkan atau mengganti kata per kata, melainkan memindahkan konsep, pengertian, dan amanat si penulis. Hal ini terutama akan terasa ketika kita menerjemahkan novel atau karya fiksi lainnya. Karena berbeda dengan penulis nonfiksi yang pada umumnya menggunakan gaya bahasa lugas, penulis fiksi lebih memiliki keleluasaan untuk menggunakan berbagai macam gaya bahasa, peribahasa dan idiom, kata-kata nonbaku, bahasa daerah, slang, bahkan menciptakan sendiri istilah-istilah baru, yang hampir mustahil diterjemahkan kata per kata. Misalnya, “You’re nuts” tidak mungkin diterjemahkan jadi “Kau kacang” atau “Don’t be salty” artinya jelas bukan “Jangan jadi asin”, kan? Konon, terjemahan dianggap bagus kalau hasilnya relatif sama dengan sumbernya, sehingga kalau dibaca tidak akan berbeda jauh dari tulisan aslinya. Pertanyaannya, bagaimana cara mencapai standar itu? Buku ini memuat prinsip-prinsip dasar penerjemahan yang perlu diketahui mereka yang berminat mengenal seluk-beluk penerjemahan. Pe |
| Catatan | Bibliografi halaman 110 |
| Bahasa | Indonesia |
| Bentuk Karya | Bukan fiksi atau tidak didefinisikan |
| Target Pembaca | Umum |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 2024/50151 | SR 418.02 DHA m | Baca di tempat | Perpustakaan Keliling PUSPITA - Puspita 3 | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001164037 | ||
| 005 | 20240606120941 | ||
| 007 | ta | ||
| 008 | 240606################g##########0#ind## | ||
| 020 | # | # | $a 978-602-06-7639-5 |
| 035 | # | # | $a 0010-0624000017 |
| 082 | # | # | $a 418.02 |
| 084 | # | # | $a SR 418.02 DHA m |
| 100 | 0 | # | $a Dharmawati |
| 245 | 1 | # | $a Menerjemahkan : $b mengurai makna, menguntai kata /$c Dharmawati |
| 264 | # | # | $a Jakarta :$b Gramedia Pustaka Utama,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a xiv, 114 halaman : $b ilustrasi ; $c 21 cm |
| 336 | # | # | $a teks$2 rdacontent |
| 337 | # | # | $a tanpa perantara$2 rdamedia |
| 338 | # | # | $a volume$2 rdacarrier |
| 504 | # | # | $a Bibliografi halaman 110 |
| 520 | # | # | $a Menerjemahkan bukan soal memindahkan atau mengganti kata per kata, melainkan memindahkan konsep, pengertian, dan amanat si penulis. Hal ini terutama akan terasa ketika kita menerjemahkan novel atau karya fiksi lainnya. Karena berbeda dengan penulis nonfiksi yang pada umumnya menggunakan gaya bahasa lugas, penulis fiksi lebih memiliki keleluasaan untuk menggunakan berbagai macam gaya bahasa, peribahasa dan idiom, kata-kata nonbaku, bahasa daerah, slang, bahkan menciptakan sendiri istilah-istilah baru, yang hampir mustahil diterjemahkan kata per kata. Misalnya, “You’re nuts” tidak mungkin diterjemahkan jadi “Kau kacang” atau “Don’t be salty” artinya jelas bukan “Jangan jadi asin”, kan? Konon, terjemahan dianggap bagus kalau hasilnya relatif sama dengan sumbernya, sehingga kalau dibaca tidak akan berbeda jauh dari tulisan aslinya. Pertanyaannya, bagaimana cara mencapai standar itu? Buku ini memuat prinsip-prinsip dasar penerjemahan yang perlu diketahui mereka yang berminat mengenal seluk-beluk penerjemahan. Pembaca akan diajak menganalisis materi terjemahan, mengenali sekaligus menjawab tantangan-tantangan yang ada di dalamnya. |
| 650 | # | 4 | $a Bahasa Indonesia |
| 650 | # | 4 | $a Istilah dan ungkapan |
| 990 | # | # | $a 52841.65661 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :