Cite This        Tampung        Export Record
Judul Bedebah di ujung tanduk / Tere Liye; penyunting, Diana Hayati
Pengarang Tere Liye (pengarang)
Diana Hayati (penyunting)
EDISI Cetakan kedua, Desember 2022
Penerbitan Depok : Sabak grip nusantara, 2021
Deskripsi Fisik 415 halaman ;21 cm
Konten Teks
Media Tanpa perantara
Penyimpan Media Volume
ISBN 978-623-97262-1-8
Subjek Fiksi Indonesia
Abstrak Di Negeri Para Bedebah, pencuri, perampok, bagai musang berbulu domba. Di depan, wajah mereka tersenyum penuh pencitraan. Di belakang penuh tipu-tipu. Di Negeri di Ujung Tanduk, pencuri, perampok, berkeliaran menjadi penegak hukum. Di depan, di belakang, mereka tidak malu-malu lagi. Tapi setidaknya, Kawan, dalam situasi apapun, petarung sejati akan terus memilih kehormatan hidupnya. Bahkan ketika nasib di ujung tanduk. Dia akan terus bertarung habis-habisan, bersama sahabat sejati. Karena esok, matahari akan terbit sekali lagi. Bersama harapan.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Novel
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2022/46599 SR 899.2213 TER b Dapat dipinjam Perpustakaan PEVITA - Umum Dipinjam
2025/52949 SR 899.2213 TER b Dapat dipinjam Perpustakaan Kota Baru - Umum (Gd. Baru - Lt.3) Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000044118
005 20220427014111
007 ta
008 220427################g##########f#ind##
020 # # $a 978-623-97262-1-8
035 # # $a 0010-0422000005
082 # # $a 899.2213
084 # # $a SR 899.2213 TER b
100 0 # $a Tere Liye$e pengarang
245 1 # $a Bedebah di ujung tanduk /$c Tere Liye; penyunting, Diana Hayati
250 # # $a Cetakan kedua, Desember 2022
264 # # $a Depok :$b Sabak grip nusantara,$c 2021
300 # # $a 415 halaman ; $c 21 cm
336 # # $a Teks$2 rdacontent
337 # # $a Tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a Volume$2 rdacarrier
520 # # $a Di Negeri Para Bedebah, pencuri, perampok, bagai musang berbulu domba. Di depan, wajah mereka tersenyum penuh pencitraan. Di belakang penuh tipu-tipu. Di Negeri di Ujung Tanduk, pencuri, perampok, berkeliaran menjadi penegak hukum. Di depan, di belakang, mereka tidak malu-malu lagi. Tapi setidaknya, Kawan, dalam situasi apapun, petarung sejati akan terus memilih kehormatan hidupnya. Bahkan ketika nasib di ujung tanduk. Dia akan terus bertarung habis-habisan, bersama sahabat sejati. Karena esok, matahari akan terbit sekali lagi. Bersama harapan.
650 # 4 $a Fiksi Indonesia
700 0 # $a Diana Hayati$e penyunting
990 # # $a 49290.62110
990 # # $a 55639.68459
Content Unduh katalog