Cite This        Tampung        Export Record
Judul Propaganda & genosida di indonesia : sejarah rekayasa hantu 1965 / Saskia E. Wieringa, Nursyahbani Katjasungkana; penyunting, Rahmat Edi Sutanto; penerjemah, Giany Amorita Prastiwi
Pengarang Saskia E. Wieringa
Nursyahbani Katjasungkana (pengarang)
Rahmat Edi Sutanto (penyunting)
Giany Amorita Prastiwi (penerjemah)
EDISI cetakan 1
Penerbitan Depok : Komunitas Bambu, 2020
Deskripsi Fisik xiv, 238 halaman ;24 cm
Konten teks
Media tanpa perantara
Penyimpan Media volume
ISBN 978-623-7357-11-7
Subjek Indonesia -- Sejarah
Catatan Peristiwa 1 oktober 1965 diikuti kampanye antikomunis dan pembunuhan massal. Korbannya kurang lebih satu juta jiwa. Dianggap sebagai salah satu genosida yang terbesar setelah Perang Dunia II. Ini masih ditambah penahanan jutaan lainnya selama satu dekade atau lebih tanpa proses hukum. Pembersihan ini dibenarkan dan dimungkinkan oleh kampanye propaganda ketika komunis digambarkan sebagai hantu atau biang kejahatan, seperti ateis, hiperseksual, amoral, dan pengkhianat bangsa. Sampai hari ini dampak kampanye tersebut masih terus dirasakan dan para korbannya distigmatisasi.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2021/45275 SR 959.8036 SAS p Dapat dipinjam Perpustakaan PEVITA - Bianca Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000043175
005 20210826090441
007 ta
008 210826################g##########0#ind##
020 # # $a 978-623-7357-11-7
035 # # $a 0010-0821000386
082 # # $a 959.8036
084 # # $a SR 959.8036 SAS p
100 0 # $a Saskia E. Wieringa
245 1 # $a Propaganda & genosida di indonesia : $b sejarah rekayasa hantu 1965 /$c Saskia E. Wieringa, Nursyahbani Katjasungkana; penyunting, Rahmat Edi Sutanto; penerjemah, Giany Amorita Prastiwi
250 # # $a cetakan 1
264 # # $a Depok :$b Komunitas Bambu,$c 2020
300 # # $a xiv, 238 halaman ; $c 24 cm
336 # # $a teks$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a volume$2 rdacarrier
505 # # $a Peristiwa 1 oktober 1965 diikuti kampanye antikomunis dan pembunuhan massal. Korbannya kurang lebih satu juta jiwa. Dianggap sebagai salah satu genosida yang terbesar setelah Perang Dunia II. Ini masih ditambah penahanan jutaan lainnya selama satu dekade atau lebih tanpa proses hukum. Pembersihan ini dibenarkan dan dimungkinkan oleh kampanye propaganda ketika komunis digambarkan sebagai hantu atau biang kejahatan, seperti ateis, hiperseksual, amoral, dan pengkhianat bangsa. Sampai hari ini dampak kampanye tersebut masih terus dirasakan dan para korbannya distigmatisasi.
650 # 4 $a Indonesia -- Sejarah
700 0 # $a Giany Amorita Prastiwi$e penerjemah
700 0 # $a Nursyahbani Katjasungkana$e pengarang
700 0 # $a Rahmat Edi Sutanto$e penyunting
740 # # $a Propaganda & genosida di indonesia
990 # # $a 47984.60804
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
Huru-hara Majapahit dan berdirinnya kerajaan Islam di Jawa / Muhlis Abdullah; editor, Jaka Mandiri Estetika hitam : adorno, seni, emansipasi / Goenawan Mohamad; penyunting, Tia Setiadi, Zaim Rofiqi; ilustrator, Kathe Kollwitz Genealogi kerajaan islam di jawa : menelusuri jejak keruntuhan kerajaan hindu & berdirinya kerajaan islam di jawa / P. Mardiyono; penyunting, Adi Putra Kronik pertempuran Surabaya : media asing dan historiografi Indonesia / Ady Setyawan; penyunting, Tim Matapadi Orang-orang di garis depan / Hendi Jo; editor, Mapa Show More