Cite This        Tampung        Export Record
Judul Sang peramal / Chandra Bientang ;penyunting, Yuli Pritania
Pengarang Chandra Bientang
Yuli Pritania (penyunting)
EDISI Cetakan 1
Penerbitan Jakarta Selatan : Noura Books, 2021
Deskripsi Fisik 308 halaman ;14 cm x 21 cm
Konten teks
Media tanpa perantara
Penyimpan Media volume
ISBN 978-623-242-230-8
Subjek Fiksi Indonesia
Abstrak Namanya Imar Mulyani. Semua orang menyebutnya Sang Peramal. Dia sering muncul tiap akhir tahun di TV, membacakan nasib-nasib yang tertera pada kartu-karu Tarot-nya.Bencana alam, skandal artis atau pejabat, semua yang buruk-buruk, pokoknya. Yang bisa membuat seluruh Indonesia heboh. Para kliennya, baik yang terkenal maupun orang biasa, memiliki satu kesamaan: punya rahasia kelam. Ketika suatu hari Imar mendadak hilang, di tengah-tengah jamuan makan malam yang dia selenggarakan, siapa lagi yang harus disalahkan kalau bukan salah satu dari mereka?
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Fiksi (tidak dijelaskan secara khusus)
Target Pembaca Tidak diketahui / tidak ditentukan

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2021/45416 SR 899.2213 CHA s Dapat dipinjam Perpustakaan PEVITA - R. Remaja Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000042990
005 20210819112321
007 ta
008 210819###########################1#ind##
020 # # $a 978-623-242-230-8
035 # # $a 0010-0821000201
082 # # $a 899.2213
084 # # $a 899.2213 CHA s
100 0 # $a Chandra Bientang
245 1 # $a Sang peramal /$c Chandra Bientang ;penyunting, Yuli Pritania
250 # # $a Cetakan 1
264 # # $a Jakarta Selatan :$b Noura Books,$c 2021
300 # # $a 308 halaman ; $c 14 cm x 21 cm
336 # # $a teks$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a volume$2 rdacarrier
520 # # $a Namanya Imar Mulyani. Semua orang menyebutnya Sang Peramal. Dia sering muncul tiap akhir tahun di TV, membacakan nasib-nasib yang tertera pada kartu-karu Tarot-nya.Bencana alam, skandal artis atau pejabat, semua yang buruk-buruk, pokoknya. Yang bisa membuat seluruh Indonesia heboh. Para kliennya, baik yang terkenal maupun orang biasa, memiliki satu kesamaan: punya rahasia kelam. Ketika suatu hari Imar mendadak hilang, di tengah-tengah jamuan makan malam yang dia selenggarakan, siapa lagi yang harus disalahkan kalau bukan salah satu dari mereka?
650 # 4 $a Fiksi Indonesia
700 0 # $a Yuli Pritania $epenyunting
990 # # $a 48125.60945
Content Unduh katalog