01856 2200253 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008003900059020002200098082001200120084002100132100002900153245005400182300003200236650002100268520116300289264004401452336002101496337002301517338003801540990001201578990001201590INLIS00000000116716720260223123552 a0010-0226000258ta260223 | | |  a978-602-04-0904-7 a302.224 aSR 302.224 LUT b0 aLutfi Khaerudinepenulis1 aBicaralah! agar diperhitungkan /cLutfi Khaerudin e1 berkas komputer (28.6 MB) 4aKomunikasi lisan aBanyak orang menganggap berbicara lebih mudah daripada menulis. Tidak selamanya begitu, kadang-kadang kebalikannya, bergantung content atau isi pembicaraan dan tulisan yang akan disampaikan. Dan, yang penting juga: keterlatihan! Bicara saja, semaunya, memang mudah. Apalagi berbicara dengan teman atau orang yang sudah kita kenal, tidaklah sulit. Lain halnya jika kita diminta berbicara di depan umum, atau berbicara dengan content yang “bermutu” dengan sistematika penyampaian yang baik. Tak mudah, jika tidak berlatih. Pilihan kata yang tepat, untuk situasi dan keadaan tertentu, juga membutuhkan keterlatihan itu. Ketika berkeinginan menjadi pembicara atau motivator besar, kita harus berlatih berbicara di depan publik, baik dalam hal cara maupun content-nya, agar rasa percaya diri itu muncul. Bicaralah! Agar Diperhitungkan menyajikan cara berlatih untuk berbicara, juga untuk menyajikan ide dalam sebuah tulisan. Memberikan sekelebat kisah cerita penulisnya, tip, dan juga kisah inspirasi agar Anda dapat menambahkan kontribusi pemikiran lewat dialog yang dibangun dari komunikasi yang enak tersajikan. aJakarta :bElex Media Komputindo,c2017 2rdacontentateks 2rdamediaakomputer 2rdacarrierasumber sambung jaring a3050237 a3050237