03207 2200421 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001000122084001900132100002000151245030400171250003100475300004200506500002400548650002200572650002200594700002900616700003500645700003500680700003700715700001900752700003000771700003400801700002900835700002800864700002600892700003600918700003600954520165500990264005002645336002102695337003002716338002302746990001602769INLIS00000000116586020251007013026 a0010-1025000054ta251007 g 0 ind  a978-623-359-459-2 a661.4 aSR 661.4 LEN t0 aLeni S. Heliani1 aTata kelola dan sosial ekonomi budaya garam rakyat /cLeni S. Heliani, Alim Isnansetyo, Derajad S. Widhyharto, Suwarman Partosuwiryo, Nur Mayke Eka Normasari, Sarto, Riza Noer Arfani, Agustinus Moruk Taek, Wahyu Supartono, Bintang Diniar, Isyfan Falah, Khadijah Qurrata A'yun, Ika Fajriah Gama Putri aCetakan pertama: Juni 2024 axx, 168 halaman :bilustrasi ;c23 cm aIndeks: halaman 159 4aGaram -- Industri 4aSosial, Perubahan0 aAlim Isnansetyoepenulis0 aDerajad S. Widhyhartoepenulis0 aSuwarman Partosuwiryoepenulis0 aNur Mayke Eka Normasariepenulis0 aSartoepenulis0 aRiza Noer Arfaniepenulis0 aAgustinus Moruk Taekepenulis0 aWahyu Supartonoepenulis0 aBintang Diniarepenulis0 aIsyfan Falahepenulis0 aKhadijah Qurrata A'yunepenulis0 aIka Fajriah Gama Putriepenulis aSampai saat ini, garam menunjukkan perkembangan yang dinamis, bukan hanya mempunyai makna penentu rasa asin, tetapi juga menyimpan makna sosial budaya, teknologi, industri, komoditas. pariwisata, pendidikan, selera, dan masih banyak lagi. Artinya, garam menawarkan banyak peluang dan sekaligus tantangan dalam pengelolaannya. Tawaran peluang dan tantangan tersebut dijelaskan runut dalam buku ini sehingga pembaca akan bisa terlibat memahami apa yang dipermasalahkan sekaligus apa yang perlu diselesaikan dalam isu tata kelola garam. Sebagai buku yang ditulis oleh kalangan akademisi. buku ini memberikan ilustrasi yang Iengkap untuk digunakan sebagai rujukan dalam mengkaji garam di Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan analisis-analisis yang tajam dengan variasi penjelasan mendalam lintas disiplin dalam setiap bab buku ini. Topik yang dibahas adalah refleksi perubahan sosial dan budaya produksi garam pesisir selatan, bentuk kelembagaan usaha industri garam, rantai pasok industri garam, tata kelola teknologi produksi garam, analisis kelayakan industri garam: kelayakan finansial dan lingkungan, prospek pengembangan usaha, rantai nilai tata kelola "branding" komoditas garam rakyat Indonesia, serta aspek sosial ekonomi garam rakyat dengan studi kasus di Kabupaten Pati dan Pamekasan. Berdasarkan pada berbagai ragam tata kelola garam yang dibahas, dengan berbagai data dan fakta di lapangan, pembaca diajak untuk merasakan kondisi-kondisi nyata yang dihubungkan dengan argumentasi teoretis khas akademisi. Buku ini diharapkan dapat memperkuat khazanah diskusi kritis, riset-riset transdisiplin, dan pra ktik pengelolaan garam di Indonesia. aSleman :bGadjah Mada University Press,c2024 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume a56169.66989