<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000001165549</controlfield>
  <controlfield tag="005">20250613115444</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0625000056</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">250613                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-623-359-599-5</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">953.1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">SR 953.1 FAD k</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Fadlil Munawwar Manshur</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Konflik Palestina-Israel dalam dunia sastra dan dunia nyata /</subfield>
   <subfield code="c">Fadlil Munawwar Manshur; penyunting, Siti Nurhayati</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cetakan Pertama: Maret 2025</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">viii, 68 halaman ;</subfield>
   <subfield code="c">23 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Indeks: halaman 89</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Palestina, Masalah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Siti Nurhayati</subfield>
   <subfield code="e">penyunting</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="504" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Bibliografi: halaman 81</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Pada November 1947, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengesahkan sebuah Resolusi yang membagi Palestina menjadi dua negara, yaitu negara Yahudi—Israel dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya yang berada di bawah administrasi PBB, dan yang satu lagi negara Arab—Palestina. Dunia Arab menolak Resolusi tersebut dengan alasan pembagian itu dianggap tidak adil karena melanggar Piagam PBB. Dalam kondisi kisruh seperti itu, milisi Yahudi—Israel melancarkan serangan terhadap desa-desa Palestina yang mengakibatkan ribuan orang Palestina mengungsi ke negara-negara Arab lain. Akibatnya, terjadilah perang terbuka antara Arab—Palestina dengan Yahudi—Israel pada tahun 1948. Selanjutnya, dengan berakhirnya mandat dan kepergian pasukan Inggris, dideklarasikanlah kemerdekaan negara Yahudi—Israel. Permusuhan permanen antara Palestina dengan Israel ternyata hampir tidak pernah berhenti, bahkan eskalasinya cenderung meningkat dari waktu kewaktu.&#13;
&#13;
Permusuhan permanen tersebut kembali terjadi pada tanggal 7 Oktober 2023. Peristiwa ini mengejutkan dunia international, dunia Arab, dan dunia lslam. Akhirnya, kawasan Timur Tengah kembali memanas karena serangan tiba-tiba oleh kelompok Hamas Palestina terhadap Israel di wilayah perbatasan Gaza, tepatnya, pasukan Palestina menyerang Divisi Gaza, sebuah benteng pertahanan militer Israel di Gaza. Hamas menamai serangan mereka sebagai &quot;Operasi Badai Al-Aqsha&quot; yang dalam bahasa Arab disebut Thaufan Al-Aqsha. Filosofi Thaufan Al-Aqsho ini adalah badai yang dahsyat dan ganas yang dapat membawa kematian dan kerusakan yang luas. Thaufan Al-Aqsha juga diartikan sebagai &quot;gelombang besar kemarahan rakyat Palestina.&quot; Serangan Palestina yang mengejutkan dunia itu telah menghancurkan Divisi Gaza Israel yang terkenal kuat dan kokoh. Serangan itu sebagai simbol politik utama dan dianggap sebagai tonggak awal kemenangan Palestina.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Gadjah Mada University Press,</subfield>
   <subfield code="c">2025</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">teks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">tanpa perantara</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">volume</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">55818.68638</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
