<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000001165412</controlfield>
  <controlfield tag="005">20250409011919</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0425000005</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">250409                g          | ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-623-02-6910-3</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">628.4</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">SR 628.4 SUK s</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Sukirman Rahim</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Sampah :</subfield>
   <subfield code="b">pengelolaan dan pemasarannya di tempat pemrosesan akhir (TPA) /</subfield>
   <subfield code="c">Sukirman Rahim, Tineke Wolok, Irfan Yasin; penyunting, Emy Rizka Fadilah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cetakan pertama: Juli 2023</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">viii, 64 halaman ;</subfield>
   <subfield code="c">23 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Sampah merupakan masalah umum di Indonesia, dan dianggap sebagai salah satu faktor yang berkontribusi terhadap eksternalisasi negatif kegiatan perkotaan dan lingkungannya. Sampah merupakan hasil konsumsi manusia dan proses alam dalam bentuk padat, sering terjadi di kota-kota besar. Pengelolaan timbulan sampah perlu mempertimbangkan masalah sampah yang biasanya dihasilkan oleh manusia seiring dengan peningkatan gaya hidup atau peningkatan konsumsi dan jumlah penduduk. Banyaknya sampah yang dihasilkan mempengaruhi konsumsi masyarakat setiap saat. Semakin banyak timbulan sampah yang perlu dikelola, yang menentukan jenis dan sistem pengelolaan yang benar. Banyaknya sampah yang dihasilkan di suatu daerah dipengaruhi oleh banyak faktor. Oleh karena itu, suatu daerah perlu mengelola timbulan sampah sesuai dengan populasi dan karakteristik sampah yang dihasilkan masyarakat, tanpa ada pengolahan hingga mencapai tempat pemrosesan akhir (TPA), dan sampah tersebut tidak merusak lingkungan. Pengelolaan sampah meliputi penampungan, pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pembuangan akhir. Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pengelolaan sampah adalah tidak mencemari udara, air, tanah, tidak menimbulkan bau yang aneh (segiestetis), tidak menimbulkan kebakaran, dan lain-lain. Begitu jelas pentingnya pengelolaan sampah karena dari waktu ke waktu selalu terjadi peningkatan jumlah penduduk dan gaya hidup masyarakat serta hal ini berdampak pada jumlah timbulan sampah yang semakin meningkat sedangkan keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) penimbunan sampah sangat terbatas atau belum sesuai seperti yang diharapkan.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Sampah, Teknologi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Tineke Wolok</subfield>
   <subfield code="e">penulis</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Irfan Yasin</subfield>
   <subfield code="e">penulis</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Emy Rizka Fadilah</subfield>
   <subfield code="e">penyunting</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="504" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Bibliografi halaman 59</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Sleman :</subfield>
   <subfield code="b">Deepublish,</subfield>
   <subfield code="c">2023</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">Teks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">Tanpa perantara</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">Volume</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">55689.68509</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
