02584 2200301 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001000122084001900132100001900151245015200170250003100322300003000353500164300383650002202026700002602048700002502074700003402099504002702133264003202160336002102192337003002213338002302243990001602266INLIS00000000116541220250409011919 a0010-0425000005ta250409 g | ind  a978-623-02-6910-3 a628.4 aSR 628.4 SUK s0 aSukirman Rahim1 aSampah :bpengelolaan dan pemasarannya di tempat pemrosesan akhir (TPA) /cSukirman Rahim, Tineke Wolok, Irfan Yasin; penyunting, Emy Rizka Fadilah aCetakan pertama: Juli 2023 aviii, 64 halaman ;c23 cm aSampah merupakan masalah umum di Indonesia, dan dianggap sebagai salah satu faktor yang berkontribusi terhadap eksternalisasi negatif kegiatan perkotaan dan lingkungannya. Sampah merupakan hasil konsumsi manusia dan proses alam dalam bentuk padat, sering terjadi di kota-kota besar. Pengelolaan timbulan sampah perlu mempertimbangkan masalah sampah yang biasanya dihasilkan oleh manusia seiring dengan peningkatan gaya hidup atau peningkatan konsumsi dan jumlah penduduk. Banyaknya sampah yang dihasilkan mempengaruhi konsumsi masyarakat setiap saat. Semakin banyak timbulan sampah yang perlu dikelola, yang menentukan jenis dan sistem pengelolaan yang benar. Banyaknya sampah yang dihasilkan di suatu daerah dipengaruhi oleh banyak faktor. Oleh karena itu, suatu daerah perlu mengelola timbulan sampah sesuai dengan populasi dan karakteristik sampah yang dihasilkan masyarakat, tanpa ada pengolahan hingga mencapai tempat pemrosesan akhir (TPA), dan sampah tersebut tidak merusak lingkungan. Pengelolaan sampah meliputi penampungan, pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pembuangan akhir. Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pengelolaan sampah adalah tidak mencemari udara, air, tanah, tidak menimbulkan bau yang aneh (segiestetis), tidak menimbulkan kebakaran, dan lain-lain. Begitu jelas pentingnya pengelolaan sampah karena dari waktu ke waktu selalu terjadi peningkatan jumlah penduduk dan gaya hidup masyarakat serta hal ini berdampak pada jumlah timbulan sampah yang semakin meningkat sedangkan keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) penimbunan sampah sangat terbatas atau belum sesuai seperti yang diharapkan. 4aSampah, Teknologi0 aTineke Wolokepenulis0 aIrfan Yasinepenulis0 aEmy Rizka Fadilahepenyunting aBibliografi halaman 59 aSleman :bDeepublish,c2023 2rdacontentaTeks 2rdamediaaTanpa perantara 2rdacarrieraVolume a55689.68509