01927 2200337 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001200122084002100134100002800155245011700183250003000300300003800330650006400368700002200432520090100454264002801355336002101383337003001404338002301434504003601457990001601493990001601509990001601525990001601541990001601557990001601573INLIS00000000116442520240820112605 a0010-0824000247ta240820 g 0 ind  a978-623-7145-66-0 a959.801 aSR 959.801 RIZ b0 aRizal Qasim, Mepenulis1 aDi balik runtuhnya majapahit dan berdirinya kerajaan-kerajaan islam di jawa /cM. Rizal Qasim; editor, Nayantaka aCetakan I, September 2019 a288 halaman :bilustrasi ;c21 cm 4aIndonesia -- Sejarah -- Kerajaankerajaan Hindu -- Majapahit0 aNayantakaeeditor aMajapahit merupakan kerajaan Hindu terbesar yang pernah ada di bumi nusantara ini, dengan raja Hayam Wuruknya. Majapahit berhasil menguasai hampir seluruh negeri ini ditambah dengan beberapa wilayah di negara-negara tetangga. Hal tersebutlah yang menjadikan Majapahit pada kala itu sangat terkenal namanya. Majapahit berdiri ketika Singasari runtuh. Masa kejayaan pernah dirasakan Kerajaan Majapahit ketika Tribuana Tungga Dewi berkuasa dan masih berlanjut hingga masa pemerintahan Hayam Wuruk dengan dibantu mahapatih Gadjah Mada. Ketika Kusumawardhani naik tahta, kemelut di dalam kerajaan tidak dapat dikendalikan oleh sang raja. Pada akhirnya, Brawijaya V menorah sejarah sebagai raja terakhir Kerajaan Majapahit. Keruntuhan Kerajaan Majapahit ini mengundang sejumlah misteri. Perpecahan Majapahit menjadi dua kerajaan, yaitu Majapahit Timur dan Majapahit Barat, juga menimbulkan tanda tanya. aBantul :bAraska,c2019 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aBibliografi : halaman 282 - 286 a53474.66294 a53475.66295 a53475.66295 a53474.66294 a53474.66294 a53475.66295