01471 2200313 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001000122084001900132100002000151245011500171250003200286300004200318500001100360650002100371650002100392650002500413700002400438504003400462520051700496264005401013336002101067337003001088338002301118990001601141INLIS00000000116326520230705021924 a0010-0623000058ta230705 g 0 ind  a978-623-359-121-8 a722.4 aSR 722.4 NIK c0 aNiken Wirasanti1 aCandi dan lingkungan :babad IX-X masehi di wilayah Jawa bagian tengah /cNiken Wirasanti; editor, Dewi Surani aCetakan pertama: April 2023 axv, 217 halaman :bilustrasi ;c23 cm aindeks 4aArsitektur Hindu 4aArsitektur Budha 4aArsitektur dan Agama0 aDewi Suranieeditor aBibliografi : halaman 210-212 aJawa bagian Tengah, khususnya Poros Kedu Selatan - Prambanan, pernah menjadi bagian dari Kerajaan Mataram Kuno abad IX-X Masehi. Lingkungan tersebut merupakan wilayah yang ditandai dengan sederetan gunung api, beberapa perbukitan, dan dataran kaki gunung api yang cukup luas. Pemilihan lokasi di lereng gunung api, dataran dan perbukitan untuk mendirikan candi sebagai ruang sakral menunjukkan bahwa pendirinya memiliki kemampuan mencari dan mengenal komponen sumber daya lalam yang bermakna dan dimaknai sakral. aYogyakarta :bGadjah Mada University Press,c2023 2rdacontentaTeks 2rdamediaaTanpa perantara 2rdacarrieraVolume a51999.64819