<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000043016</controlfield>
  <controlfield tag="005">20210819042404</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0821000227</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">210819                e          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-433-847-3</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">332.67222</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">SR 332.67222 VEN p</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Venti Eka Satya</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Perkembangan investasi dan ekspor produk umkm dalam era ekonomi digital /</subfield>
   <subfield code="c">Venti Eka Satya, Rasbin, Sony Hendra Permana, Ari Mulianta Ginting, Edmira Rivani; penyunting, Carunia Mulya Firdausy</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cetakan pertama: April 2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xiv, 152 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">ilustrasi ;</subfield>
   <subfield code="c">23 cm x 15,5 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Investasi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Usaha kecil - Manajemen</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Rasbin</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Sony Hendra Permana</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Ari Mulianta Ginting</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Edmira Rivani</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Carunia Mulya Firdausy</subfield>
   <subfield code="e">penyunting</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Indonesia perlu melakukan reformasi structural terhadap sumber-sumber pertumbuhan ekonomi nasional. Investasi dan ekspor menjadi dua hal yang penting untuk dilakukan. Namun reformasi structural untu kedua sumber pertumbuhan ekonomi tersebut tidak dapat lagi dilakukan dengan pola atau konsep lama. Dengan kata lain “today’s problems cannot be solved by yesterday’s solution”. Pasalnya, karena kondisi ekonomi global dan nasional pada saat ini telah jauh berbeda. Hal ini disebabkan oleh besarnya arus perubahan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang menimbulkan revolusi industry 4.0 di satu pihak, dan semakin besarnya kecenderungan banyak Negara untuk melakukan proteksi dalam perekonomian domestiknya di pihak lainnya. Buku perkembangan Investasi dan Ekspor Produk UMKM dalam Era Ekonomi Digital ditujukan untuk memberikan catatan-catatan penting menyangkut informasi pengetahuan, isu, dan gagasan yang perlu mendapatkan perhatian khususnya dalam pengembangan investasi dan ekspor kini dan ke depan. Dalam membedah potensi dan perkembangan investasi dan perdagangan diungkapkan juga bagaimana perkembangan dan pemanfaatan teknologi/ekonomi digital memberikan pengaruh terhadap Usaha Mikro, kecil, dan Menengah (UMKM) dan industry kreatif kerajinan. Secara lebih spesifik yang diungkapkan dan dianalisis dalam buku ini terkait lima topic. Pertama, membahas investasi dan system pengelolaan investasi pemerintah. Kedua, terkait perkembangan, kendala dan upaya mengembangkan investasi pada sector padat karya. Ketiga, mendiskusikan perkembangan investasi syariah dan manfaatnya bagi masyarakat. Keempat, mengungkapkan perkembangan dan potensi fintech dan perannya pada UMKM. Kelima, mengupas tentang bagaimana pemanfaatan e-commerce dalam mendorong ekspor produk kerajinan.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Yayasan Pustaka Obor Indonesia,</subfield>
   <subfield code="c">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">teks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">tanpa perantara</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">volume</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Indeks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">47942.60762</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">47942.60762</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
