01507 2200277 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001100122084002000133100001600153245008100169250002900250300003100279650002000310700003200330504003200362520071000394264003501104336002101139337003001160338002301190990001601213INLIS00000000004286620210807051431 a0010-0821000077ta210807 e 0 ind  a978-623-7163-57-2 a2X6.31 aSR 2X6.31 SIR h0 aSirot Fajar1 aHidup bahagia tanpa keluh kesah /cSirot Fajar ; penyunting, Nani Supriyanti aCetakan 1, Februari 2021 a240 halaman ;c20 x 14 cm. 4aSosiologi Islam0 aNani Supriyantiepenyunting aBibliografi halaman 221-226 aManusia senantiasa mengharapkan kehidupan yang baik, sejahtera, dan bahagia. Berbagai cara dilakukan untuk meraihnya. Namun, sering kali jalan untuk mendapatkannya terasa sulit dan berat. Dalam situasi itu, sering kali dada jadi terasa sempit, muncul perasaan putus asa dan berkeluh kesah. Orang mukmin tak layak putus asa dan mengeluh untuk kebahagiaan yang belum dapat diraih. Al-Quran sebagai petunjuk hidup abadi telah memberikan tuntunan yang jelas dan nyata untuk mendapatkan kebahagiaan dan menghalau keluh kesah dan keputusasaan. Tuntunan itu, misalnya, dimulai dari iman atau keyakinan yang benar, bekerja efektif, gemar berbagi, tepat waktu, menjaga kepercayaan, hingga disiplin dalam ibadah. aJakarta :bAlifia Books,c2021 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume a47734.60554